logo-mini

Share

Dear…

Dear seluruh manusia yang ku kenal dan mengenalku,


Dengan segenap hati aku minta maaf sebesar-besarnya.

Mungkin kamu mengangggapku pengecut karena menorehkan susunan kata-kata ini di blog ku yang bahkan diliat oleh orang banyak pun tidak.

Aku masih terlalu pengecut untuk mengakui segunung salahku di mata mu.

Aku masih terlalu tinggi hati untuk menyalahkan diriku di depan mu.

Aku masih terlalu munafik untuk membelamu di saat memang akulah yang salah.
Aku minta maaf, dari inti hati terdasar.

Atas segala kesalahan dan kata-kata yang keluar dari mulutku baik itu di hidung maupun di punggungmu.

Aku takkan lagi mengulangi kesalahan yang sama.

Aku takkan melakakukan suatu hal salah yang telah kulakukan kepada mu ke orang lain lagi.

Cukuplah Allah menutup aib ku dan aib mu hingga saat ini dari segala suka duka yang kita ungkapkan maupun yang tak terungkap.

مَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ.
“Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya.”
(HR. Al-Bukhary no. 2442 dan Muslim no. 2580 dari hadits Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, serta Muslim no. 2699 dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu)

Maafkan segala jarum tumpul yang kutusukkan di hidupmu.

Berbahagialah, sungguh aku jauh lebih bahagia jika dirimu bahagia.

Walau sedikit terasa seperti luka terbasuh air laut,

Sungguh aku jauh lebih bahagia ketika kamu bahagia dan menampakannya kepada dunia.

Di mana hal itu tak akan pernah kau rasakan jika kita senantiasa bersenandung bersama.

Jika kau membaca dan merasa bahwa postingan ini kutunjukkan padamu, percayalah bahwa itu memang untukmu.

Jangan bertanya apapun…

Percayalah bahwa aku sangat mencintaimu 🙂

Benar-benar mencintaimu 


Regards,


Manusia yang penuh dengan segala kesalahan, kepadamu 🙂

Leave a Comment